Apakah Al-Qur’an Membutuhkan Hermeneutika? Menimbang Tradisi dan Pembaruan merupakan buku yang mengajak pembaca menelaah secara kritis dan berimbang perdebatan mengenai hermeneutika dalam studi Al-Qur’an. Buku ini tidak sekadar mempertentangkan tradisi tafsir dengan pembaruan, tetapi menelusuri bagaimana khazanah tafsir klasik telah memiliki perangkat pemahaman teks yang matang serta bagaimana berbagai pendekatan hermeneutika kontemporer dapat ditempatkan secara proporsional.
Dengan pendekatan yang dialogis, buku ini membahas hakikat hermeneutika, kekayaan epistemologi tafsir klasik, model-model pembacaan kontemporer, serta kemungkinan mempertemukan tradisi dengan wawasan modern. Pada akhirnya, buku ini menawarkan cara pandang yang menempatkan tradisi sebagai fondasi, pembaruan sebagai ruang dialog, dan Al-Qur’an sebagai sumber nilai yang terus relevan bagi persoalan zaman.